Perkuat Kualitas Tridharma, FTK Gelar Pembinaan Dosen Luar Biasa (LB)

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pembinaan Dosen Luar Biasa (LB) bertajuk “Dosen LB Berdaya & Berintegritas, FTK Berkualitas”. Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan pada sesi zoom online. Senin (5/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh para wakil dekan dan 62 dosen LB dari setiap program studi dan jurusan di lingkungan FTK yang mengampu mata kuliah semester genap 2025/2026.

Pembinaan ini digelar sebagai bentuk komitmen fakultas dalam menjaga mutu akademik dan menyamakan persepsi tridharma perguruan tinggi, sekaligus merespons tuntutan akreditasi LAMDIK dan indikator kinerja utama (IKU) PTKIN.

Acara dibuka langsung oleh Dekan FTK, H. Fakry Hamdani, M.hum., M.Res., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan posisi strategis dosen LB di tengah transformasi FTK menuju smart faculty.

“Bapak ibu semua adalah mitra strategis FTK. 40% mata kuliah di prodi kami diampu oleh dosen LB. Kalau bapak dan ibunya tidak berdaya, maka 40% mutu FTK dipertaruhkan,” tegasnya.

Ia menyoroti tiga peran krusial dosen LB di era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): pertama sebagai penghubung dunia kampus dengan dunia industri/sekolah; kedua, sebagai penguat practical knowledge mahasiswa; ketiga, sebagai agen mutu di kelas.

“Mahasiswa kita butuh dosen yang bukan hanya pintar teori, tapi juga bisa cerita ‘di lapangan itu begini’. Dosen LB banyak yang praktisi, kepala sekolah, pengawas, widyaiswara. Itu value yang tidak dimiliki semua dosen tetap,” tambahnya.

Beliau juga mengingatkan soal tertib administrasi profesionalisme dan etika akademik.

“Dosen LB Fakultas Tarbiyah dan Keguruan merupakan mitra strategis kami diharapkan senantiasa menjadi dosen yang berintegritas menjunjung tinggi etika serta kedisiplinan, profesionalitas, dan komunikasi yang baik, santun & responsif dalam menjalankan komitmen tugasnya agar terciptanya lingkungan akademik yang berkualitas,” tuturnya.

Ia menutup sambutan dengan tiga pesan: 1) Jaga marwah UIN Bandung dengan komunikasi baik dan santun, 2) Update metode mengajar sesuai karakter Gen Z, 3) Bangun komunikasi intensif dengan kaprodi. “Pintu ruang dekan selalu terbuka. Jangan sungkan kalau ada kendala,” pungkasnya.

Selanjutnya Wakil Dekan 1, Dr. Irawan, M.Pd., menyoroti pada ranah kapasitas melalui penelitian dan pengabdian kepada mayarakat.

“Bapak dan Ibu semua bukan hanya dituntut bagaimana komitmen dalam inovasi pengembangan pendidikan mengajar di kelas namun bapak ibu harus dapat membuat karya dalam bentuk penelitian dan pengabdian yang bermanfaat & berkelanjutan bagi FTK dan masyarakat,”. Tegasnya.

Begitu juga Wakil Dekan III, menyoroti etika dosen dalam bersikap dan berpenampilan beserta mengamanatkan kepada dosen LB untuk memperhatikan mahasiswa menjaga etika dan kesopanan.

“Bapak & ibu, penguatan etika dan kesopanan dalam bersikap yang bapak dan ibu contohkan tentunya ini mendorong mahasiswa untuk menjaga etika dan berkomunikasi dengan sopan”, ucacpnya.

Harapannya, kegiatan pembinaan tersebut menjadi pegangan dalam menguatkan komptensi dosen LB yang berdaya dan berintegritas baik dalam inovasi pengajaran, penelitian dan pengabdiannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top