Bandung, 19 Mei 2026. Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, prodi ini menggelar Sidang Munakosyah Non Skripsi Jalur Publikasi Jurnal sinta 2 dan sinta 3 sekaligus Ujian Komprehensif diwaktu yang bersmaan yang mewarnai sidang tersebut bagi mahasiswa angkatan 2022. Minggu (19/5).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang FTK Lt. 2 ini dibuka langsung oleh Dekan FTK UIN Bandung, H. Fakry Hamdani, M.Hum., M.Res., Ph.D. Mahasiswa angkatan 2022 yang mengikuti kegiatan sidang, terdiri dari 2 peserta jalur publikasi jurnal sinta 2 & 3 (Jalur non Skripis) dan beberapa peserta yang mengikuti sidang ujian komprehensif .
Dalam sambutannya, H. Fakry Hamdani, memberikan apresiasinya terhadap dosen penguji, dan tentunya bagi Dosen pembimbing jalur non skripsi yang telah memberikan kontribusi besar sehingga dapat menghantarkan mahasiswa tersebut dapat tembus publikasi jurnal sinta 2 & sinta 3.
Beliau juga menyebutkan penyelenggaraan sidang non skripsi perdana sebagai terobosan penting dalam penguatan kualitas mutu lulusan ditingkat global. Tentunya ini menjadi bukti kebarhasilan Prodi TBI dalam membina dan membimbing mahasiswanya mampu bersaing dan menunjukan kualitas karya tulis ilmiah dalam publikasi jurnal di tingkat Nasional.
“Hari ini kita menyaksikan sejarah di Prodi TBI. Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan studi, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang layak dipublikasikan. Ini adalah wujud nyata komitmen FTK dalam membangun budaya riset,” tegasnya.
Ia berharap model non skripsi berbasis publikasi jurnal dapat menjadi motivasi bagi prodi lain di lingkungan FTK untuk mengadaptasi sistem serupa. Menurutnya, lulusan dengan jejak publikasi ilmiah akan lebih kompetitif di dunia kerja maupun saat melanjutkan studi S2.
Adapun pelaksanaan kegiatan sidang non skripsi tersebut, di ujikan oleh 3 penguji; dua penguji dari internal Prodi TBI Fakultas Tarbiyah yaitu Dr. Ahmad Saeful Rahman, M.Pd., CPM., CPArb., bersama Bustomi, M.Ag., dan Satu penguji dari eksternal yaitu Dr. Dian Sa’adilah Meilawati, S.Kom., M.T. Kehadiran para penguji menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan objektifitas penelitian atas hasil penelitian mahasiswa.
Melalui pelaksanaan sidang munaqosyah non skripsi dan sidang komprehensif ini, diharapkan par mahasiswa mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul dalam ranah akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Adapun bagi bagi mahasiswa yang melaksanakan sidang ujian komprehensif tetap ini dobuktikan dengan kemampuan mereka dalam menjawab materi ujian mencakup kajian linguistik, sastra Indonesia, metodologi pengajaran, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia dan keagaman.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata Program Studi Tadris Bahasa Indonesia dalam mencetak lulusan yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengahadapi tantangan dimasa depan.
Adapun dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan I, Dr. Irawan, S.Pd., M.Hum. turut hadir dalam memberikan dukungan dan apresiasi besar terhadap terselenggaranya sidang munaqosyah jalur non skripi dan ujian komprehensif, hadir pula Ketua Prodi Tadris Bahasa Indonesia, Dr. Hj. Yeti Heryati, M.Pd. serta Guru Besar Pendidikan Bahasa Indonesia, Prof. Dr. Cecep Wahyu Hoerudi, M.Pd. yang memberikan semanagn serta pesan akademik kepada para peserta sidang.
FTK UIN Bandung menargetkan jalur non skripsi publikasi dapat meningkatkan jumlah karya ilmiah mahasiswa dan memperkuat reputasi akademik prodi di tingkat nasional.



