Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menunjukkan komitmennya terhadap Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk pertama kalinya, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menggelar Sidang Munaqosyah melalui dua jalur sekaligus: Jalur Sidang Skripsi dan Jalur Non-Skripsi melalui Publikasi Jurnal Sinta 3
Kamis, (30/4/2026)
Kegiatan sidang tersebut berlangsung di Ruang Guru Besar Gedung FTK lantai 2. Kegiatan ini diikuti oleh 6 peserta sidang. Sebanyak 4 mahasiswa menempuh jalur skripsi, sementara 2 mahasiswa memilih jalur non-skripsi dengan luaran artikel ilmiah yang telah accepted/published di jurnal terakreditasi Sinta 3.
Dekan FTK, H. Fakry Hamdani M.Hum., M.Res., Ph.D, hadir langsung memberikan apresiasi dalam pembukaan sidang. Menurutnya, kebijakan dua jalur ini bukan sekadar variasi administratif, melainkan langkah strategis menyiapkan lulusan yang adaptif.
“Saya apresiasi Jurusan PGMI yang berani jadi pilot project. MBKM itu bukan cuma magang, tapi Riset dan publikasi adalah ruh akademik. Ketika mahasiswa mampu tembus Sinta 3 sebagai syarat lulus, itu artinya kualitas penelitian kita sudah diakui komunitas ilmiah nasional,” ujarnya.
Beliau menyoroti terkait dengan publikasi tersebut tidak terhenti di sinta 3. Target berikutnya bisa tembus sinta 2. FTK hadir untuk fasilitasi klinik penulisan ilmiah dalam peningkatan kualitas penulisan karya ilmiah menuju FTK berkualitas.
Beliau juga menegaskan metode jalur non-skripsi bukan “jalan pintas”. Bobot kerjanya justru sama hanya luarannya berbeda. Mahasiswa harus melalui proses review ketat dari editor dan reviewer eksternal sebelum akhirnya diujikan. Ini adil dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Tentunya proses review ketat tersebut dilaksanakan dengan baik oleh Muhammad Dias Adhipramana dan Sherina Norvenky. Dan akhirnya kedua mahasiswa tersebut berhasil menorehkan karya ilmiahnya yang telah terbit pada jurnal nasional terindeks SINTA 3 yaitu jurnal Eduproxima “Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA dan Cakrawala Pendas.
Adapun dalam pelaksanan Sidang Non-Skipsi di jurusan PGMI, mahasiswa di uji oleh 4 dosen penguji yaitu Dr. Irawan, M.Pd., Dr. Rully Agung Yudhiantara, M.Pd., Dr. H. Asis Saepudin, M.Si., dan Dr. H. Dadan F. Ramdhan, M.Ag., M.M.Pd. Sidang tersebut berlangsung secara akademis dengan sesi pemaparan hasil penelitian dan tanya jawab yang mendalam terkait artikel ilmiah yang dipublikasikan.
Pelaksanaan jalur non skripsi berbasis luaran publikasi artikel ilmiah menunjukan komitmen Jurusan PGMI dalam mendukung inovasi kegiatan akademik yang produktif dan berkualitas.
Kedepannya lulusan jalur Non Skripsi tidak hanya melalui publikasi artikel di sinta 3 tapi juga karya inovatif pendidikan hasil riset dan karya tulis ilmiah minimal tingkat nasional. Ini semua dilakukan guna untuk menumbuhkan budaya inovatif penulisan karya tulis ilmiah bagi masiswa.
Harapannya, inovasi sidang munaqosyah yang melalui jalur sidang skripsi dan non skripsi, keduanya tidak terhenti pada penulisan karya ilmiah berbentuk skripsi dan publikasi sinta 3 tapi dapat melanjutkan produktivitas publikasi karya tulis ilmiah minimal tingkat nasional dan tentunya dapat dikembangkan ke sinta 2, dan scopus secara berkelanjutan sehingga asas kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh semua.






