Dalam rangka meningkatkan ilmu sains dan syariat, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan Kuliah Lapangan Praktik Rukyatul Hilal untuk penentuan awal bulan 1 Dzulhijjah 1447 H. di Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Sukabumi, Minggu, (17/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum praktis pada mata kuliah Astronomi Islam yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan teroi-teori hisab (penghitungan) dan rukyat (pengamatan) astronomis yang selama ini dipelajari diruang kelas.
Kegiatan tersebut, merupakan inovasi program FTK yang menitik beratkan pada integrasi keilmuan dengan media teknologi.
Tentunya ini yang ditegaskan oleh Dekan FTK, H. Fakry Hamdani, M.Hum., M.Res., Ph.D. yang mendorong semua dosen FTK untuk dapat mengembangkan inovasi pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat secara langsung.
Maka kegiatan kuliah lapangan Praktik Rukyatul Hilal ini merupakan inovasi dalam pembelajaran dimana kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa dan masyarakat pada umunya.
Selama kegiatan praktik tersebut, mahasiswa tidak hanya melakukan pengamatan mandiri tetapi didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah sekaligus tim ahli Hisab Rukyat dari Komunitas Astronomi dan Falak Fakultas Tarbiyah (KAFFAH).
Dosen pembimbing menyampaikan bahwa POB Cibeas dipilih sebagai lokasi kegiatan praktik lapangan karena tempat tersebut merupkan letak geografis strategis yang menjadi salah satu titik rukyat Nasional yang krusial di Jawa Barat.
H. Saepudin Rahmatullah, M.Pd., Dosen mata kuliah Astronomi Islam dan tim Pembimbing KAFFAH menyatakan bahwa:
“Melalui praktik lapangan ini, mahasiswa Pendidikan Fisika diharapkan mampu melihat korelasi nyata bagaimana hukum-hukum fisika optik dan mekanika benda langit diaplikasikan langsung dalam ibadah praktis umat Islam, seperti penentuan waktu Dzulhijjah dan Hari Raya Idil Adha,” Ungkapnya.
Adapun komunitas Astronomi Islam dan Falak FTK terdiri dari Prof. Dr. Chaerul Rahman, M.Pd., H. Saepudin Rahmatullah, M.Pd., Dr. Ea Cahya Septian Mahen, M.Pd., Dr. Dindin Nasrudin, M.Pd., H. Nandang Abdurohim, M.Ag dan Mahasiswa Pendidikan Fisika yang mengambil pada mata kuliah Astronomi Islam.
Pendampingan intensif ini untuk memastikan mahasiswa memahami penggunaan instrumen optik modern, seperti teleskop pemantau Hilal yang terhubung dengan sistem komputerisasi hingga metode penentuan arah koordinat bulan secara presisi.
Melalui kegiatan praktik lapangan tersebut, mahasiswa dibekali kemampuan tidak hanya dapat menghitung posisi hilal secara hisab, tapi juga membuktikannya di lapangan. Mereka belajar kalibrasi alat, membaca data koordinat matahari-bulan, dan memahami faktor atmosfer yang memengaruhi keterlihatan hilal.
Adapun out come dari kegiatan praktik lapangan ini, agar data hasil pengamatan dapat diolah mahasiswa menjadi laporan praktikum lengkap dengan analisis hisab dan rukyat. Laporan terbaik akan dipresentasikan pada forum ilmiah internal prodi dan dijadikan bahan pengembangan modul ajar integrasi sains-Islam.
Tentunya kegiatan ini juga mendukung capaian pembelajaran lulusan Pendidikan Fisika, Fakultas Tarbiyah yang unggul dalam integrasi keilmuan.






